Teknik bersenggama menurut fatwa 3768.
Tak terasa sudah malam jumat lagi, saatnya untuk menjalankan ibadah sunah malam jumat, berhubungan suami-istri. Saya ingatkan untuk berdoa sebelum memulai, sehingga lebih berpahala dan berkah.
Masih melanjutkan artikel sebelumnya tentang Etika Bersetubuh, khususnya poin nomor 4, dalam sex education kali ini kita bahas mengenai teknik bersenggama. Teknik ini bukan seperti tekniknya kama sutra atau gaya-gaya bersetubuh bule yang sering dilihat di video, tetapi sebatas menyampaikan batasan yang diperbolehkan sesuai fatwa.
Dari arah manapun, Ayo!
Pertentangan boleh tidaknya melakukan hubungan intim melalui belakang (dogy style) belakangan telah terjawab oleh beredarnya buku-buku teknik bersenggama yang mengacu pada batasan-batasan agama. Sesuai kumpulan fatwa kontemporer buku Dr Abdullah Alfaqih yang secara khusus membahas perihal Jima’, fatwa no 3768 mengenai etika bersetubuh disebutkan bahwa dalam persetubuhan yang diperbolehkan adalah memasukkan penis ke dalam vagina istri, baik dilakukan melalui arah depan maupun belakang.
Iman Albukhori dan Muslim meriwayatkan dari Jabir bahwasanya ketika ada seorang wanita Yahudi yang berkata ”Jika suami mendatangi vagina istrinya dari arah belakang, maka anaknya akan lahir dalam keadaan juling”. Kemudian turunlah ayat :
“Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki”(QS. Al Baqarah [2]:223)
Rahasia Gaya Bersenggama
Dalam fatwa-fatwa yang lain dalam buku diatas, saya mencari-cari batasan yang lebih jelas untuk memaknai ayat dimaksud, atau penjelasan yang lebih dalam lagi tetapi yang saya dapatkan adalah batasan ini :
[1] Sepanjang yang dituju adalah vagina, maka dari arah manapun melakukan hubungan intim diperbolehkan. Bagaimanapun gaya dan teknik yang dilakukan.
[2] Terpenting yang kedua, yaitu sepanjang istri tidak dalam keadaan haid, maka boleh melakukan hubungan seks. Meskipun sedang dalam keadaan hamil.
Teknik dan gaya bersetubuh/bersenggama bersifat rahasia dan tidak diperkenankan untuk diceritakan kepada orang lain sehingga wajarnya justru tidak gaya khusus yang harus dipelajari layaknya gaya/teknik bersetubuh versi Barat. Jadi, buatlah ”goal setting dan roadmap” yang jelas sehingga tujuan dan arah yang akan anda ”datangi” sesuai ”sasaran”.
Selamat menikmati sunah yang memang nikmat ini. Jangan lupa ini malam jumat, persiapkan diri dan doa dengan baik untuk aktivitas nanti malam. Apapun gayanya, tidak perlu diceritakan kepada orang lain, apalagi di share dalam blog, dosa tau!
Artikel Teknik bersenggama menurut fatwa 3768. ini dipersembahkan oleh BisnisSupplier. Kunjungi IdeBisnisRiil untuk informasi seputar Bisnis Riil Dari Sekitar Rumah Anda.
Bookmark this post: |

.jpg)













